NILAI INTRINSIK KHAT KALIGRAFI ARAB ISEP MISBAH DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI MEMBACA AL-QUR'AN
Keywords:
Khat Kaligrafi Arab, Isep Misbah, Nilai Intrinsik, Motivasi Membaca, Al-Qur'anAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai intrinsik yang terkandung dalam khat kaligrafi Arab karya Isep Misbah serta mengkaji kontribusinya dalam meningkatkan motivasi membaca Al-Qur'an. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, wawancara, dan analisis terhadap karya kaligrafi Isep Misbah yang menjadi standar penulisan Mushaf Al-Qur'an Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2019. Analisis dilakukan secara mendalam untuk mengungkap dimensi estetika, spiritual, edukatif, dan dakwah yang terkandung dalam karya kaligrafinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa khat kaligrafi Isep Misbah memiliki nilai intrinsik berupa estetika dan keindahan, sakralitas, keterhubungan antar teks, penekanan pada makna dan tadabbur, identitas khat yang khas, penerapan kaidah khattiyah dan imla'iyyah, dimensi edukasi, serta dimensi dakwah. Nilai-nilai tersebut tidak hanya memperlihatkan kualitas artistik kaligrafi, tetapi juga membangun pengalaman spiritual yang mampu menarik minat pembaca untuk lebih dekat dengan Al-Qur'an. Keindahan visual yang dipadukan dengan keterbacaan dan kedalaman makna terbukti mampu meningkatkan motivasi membaca, memahami, dan menghayati kandungan Al-Qur'an. Dengan demikian, khat kaligrafi karya Isep Misbah tidak hanya berfungsi sebagai media estetis, tetapi juga sebagai sarana pendidikan, dakwah, dan penguatan spiritual umat Islam.
References
Ade Setiawan, “Kaligrafi Islam Dalam Aktivitas Budaya,” dalam Jurnal Al-Furqan, Vol. 3 No. 2 Tahun 2016, hal. 12.
Ali Akbar, “Dinamika Kaligrafi Mushaf Standar Indonesia,” dalam SUHUF, Vol. 13 No. 2 Tahun 2020, hal. 381.
Althaf Husein, “Al-Qur’an Di Era Gadget: Studi Deskriptif Aplikasi Qur’an Kemenag,” dalam Jurnal Online Studi Al-QurAn,Vol. 16 No. 1 Tahun 2020, hal. 55.
Asep Solikhin, dan Nuraida Rahmi, “Strategi Seniman Kaligrafi Dalam Mengikuti Lomba Hiasan Mushaf Di Kota Palangka Raya,” dalam Jurnal Hadratul Madaniyah, Vol. 5 No. 2 Tahun 2018, hal.886
Azkia Muharom Albantani, et. al., “Tracing the Development of Arabic Khat from the Land of Origin to Indonesian Archipelago,” dalam Al-Ta’rib : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Palangka Raya, Vol. 9 No. 1 Tahun 2021, hal. 13.
Kartika Wulandari, et. al., “Pelatihan Seni Kaligrafi Islam Dalam Meningkatkan Kreatifitas Santri PPAI Tanwirul Qulub Di Desa Ngijo Kecamatan Karangploso,” dalam Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 3 No. 3 Tahun 2022, hal. 149.
Kementerian Agama, “Qur’an Kemenag,” Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2020, hal. 18.
Sidi Gazalba, Islam Dan Kesenian: Relevansi Islam Dengan Seni-Budaya Karya Manusia, Jakarta: Pustaka Alhusna, 1988, hal. 128.
Sirojudin ARD, Seni Kaligrafi Islam, Jakarta: Amzah, 2016, hal. 10.



